Senin, September 26, 2022

PDIP Minta Kepala Daerah Peka dengan Krisis Pangan dan Perubahan Iklim

“Karena ancaman krisis pangan ini semakin nyata”

Tribute Indonesia – DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meminta kepala dan wakil kepala daerah yang berasal dari partai untuk peka dengan kondisi nasional serta global. 

Hal itu disampaikan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala dan Wakil Kepala Daerah di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2022).

Hasto menerangkan PDIP tengah bersiap menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2021 yang dilaksanakan pada 2022. Rakernas yang akan diselenggarakan pada 21-23 Juni 2022 dilaksanakan pada tahun ini karena sempat tertunda akibat pandemi Covid-19. 

“Di dalam perspektif global, kami melihat pandemi Covid-19 melibatkan perubahan menyeluruh dalam tatanan kehidupan umat manusia. Dampak belum selesai kemudian muncul perang Rusia-Ukraina, kita diingatkan oleh Bu Megawati bahwa ini merupakan hal yang harus disikapi dampaknya buat kita,” kata Hasto dalam arahannya. 

Selain itu, lanjut dia, dunia juga sedang menghadapi perubahan iklim akibat pemanasan global, krisis pangan, dan pertarungan geopolitik. 

Oleh karena itu, Hasto mengingatkan kepada dan wakil kepala daerah untuk memahami kondisi tersebut, termasuk mengenai perang ekonomi dan dagang global. 

“Kemarin Bapak Presiden bertemu dengan Ibu Mega menegaskan bahwa ancaman krisis pangan ini ancaman serius. Beruntung ketua umum kita ini perempuan sehingga memiliki kepekaan terhadap itu,” jelas Hasto. 

Hasto mengulas kembali bagaimana Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menginisiasi gerakan menanam sepuluh tanaman pengganti beras pada Maret 2020. 

Ketua Umum Megawati, lanjut Hasto, sampai menginstruksikan seluruh struktur partai. 

“Ini yang harus digalakkan saudara-saudara sekalian. Karena ancaman krisis pangan ini semakin nyata sehingga kepala daerah kita harus membuat laporan setiap bulan kepada DPP untuk dilaporkan pada ketum bagaimana gerakan penanaman ini, bagaimana gerakan rakyat hidup sehat di tengah-tengah perang ekonomi yang menciptakan inflasi yang tinggi, pertumbuhan ekonomi yang menurun yang dihadapi ini, dan dunia menghadapi resesi ancaman,” jelas dia. 

Politikus asal Yogyakarta itu menerangkan kepala dan wakil kepala daerah tidak usah memikirkan kontestasi politik 2024. PDIP, tegas Hasto, punya mekanisme tersendiri untuk menentukan hal tersebut sehingga kepala dan wakil kepala daerah fokus saja dengan program pemerintah di bawah Presiden Joko Widodo. 

“Krisis pangan yang dampaknya belum diprediksi tetapi sudah dikatakan PBB ketika menghubungi Presiden Jokowi. Kemudian perspektif regional kita juga melihat ada potensi perang, konflik. Moga-moga tidak terjadi karena Indonesia menjalankan misi perdamaian di Laut Tiongkok Selatan, ketegangan di Taiwan, Hongkong, Korut mengancam ketidakstabilan kawasan,” jelas Hasto. 

Dalam rakor ini, hadir ratusan kepala dan wakil kepala daerah dari PDIP. Ketua Umum Megawati Soekarnoputri juga mengikuti secara virtual rakor tersebut. 

Di lokasi terlihat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Medan Bobby Nasution, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. 

Tak hanya itu, pengurus DPP PDIP pun sudah terlihat hadir. Mereka ialah Sekjen Hasto Kristiyanto serta sejumlah Ketua DPP, yakni Komarudin Watubun, Eriko Sotarduga, Ribka Tjiptaning, Nusyirwan Soedjono, Sri Rahayu, dan Rokhmin Dahuri. 

Tak hanya itu, hadir juga Bambang Wuryanto, Wuryanti Sukamdani, Olly Dondokambey, Hamka Haq, dan Djarot Saiful Hidayat. Wakil Bendaraha Umum PDIP Rudiyanto Tjen juga ada di barisan depan. Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Wempi Wetipo yang baru saja dilantik Presiden Joko Widodo pun hadir dalam acara itu.

Latest news

Related news